tempatdiskusi.com
January 07, 2009, 06:36:54 AM *
Welcome, Guest. Please login or register.

Login with username, password and session length
 
   Home   Help Multiplayer Search Chat Login Register  
Forum Discussion
JOIN

FORUM

Indonesia

FORUM

English

INVITE

ENGLISH

VIDEO

BURSA

HIBURAN

GAME CHATROOM

UPLOAD/SHARE PICTURES

OPPORTUNITY
Pages: [1] |   Go Down
  Print  
Author Topic: Waktu Terus Berlalu  (Read 173 times)
Administrator
Sr. Member
*****
Posts: 304

« on: September 11, 2008, 09:56:23 AM »

Pernahkah teman-teman menghitung waktu hidupmu? Atau berpikir berapa sisa waktu kita? Saya ingat dengan Firman Tuhan yang pernah saya baca: ‘Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.’ (Mzm 90:12) Seandainya Tuhan memberi kita hidup di dunia selama 100 tahun, itu berarti kita punya: 100 tahun = 1,200 bulan = 36,000 hari=  864,000 jam =5 1,840,000 menit = 3,110,400,000 detik.Kalau umur kita sekitar 17 tahun, artinya kita telah memakai waktu sebanyak: 17 tahun = 204 bulan = 6,120 hari = 146,880 jam = 8,812,800 menit = 52,876,8000 detik. Sehingga sisa waktu kita berkisar 51,840,000 menit - 8,812,800 menit = 43,027,200 menit =  2,581,632,000 detik. NB: Jumlah waktu yang diberi bonus ini belum dipotong pajak. Hehe, maksudnya, belum dikurangi dengan waktu yang tidak produktif, seperti makan, istirahat/tidur, atau sakit. So, sisa waktu kita tidak banyak. Waktu terus berjalan meskipun kita duduk diam. Berapapun jumlah uang di dunia, tidak sanggup menambah waktu hidup kita. Sadarilah, waktu kita sangat berharga. Tapi teman, yang menjadi permasalahan bukanlah waktu yang terus berkurang. Tetapi, hidup seperti apakah yang kita gunakan untuk mengisi waktu yang berharga ini? Memberikan waktu = memberikan hidup. Menyia-nyiakan waktu = menyia-nyiakan hidup.

Ketika kita sadar waktu kita terus berkurang, kita pasti akan memilih untuk menjauhkan diri dari hal-hal yang tidak berguna. Seperti, saat kita mengalami konflik dengan orang lain, kemudian kita ingat bahwa waktu kita tidak banyak, mungkin kita lebih memilih mengasihi dia ketimbang menyakitinya. Paling tidak, seandainya konflik itu tak terhindarkan, kita akan lebih baik memilih untuk menggunakannya sebagai kesempatan untuk mempertajam hidup kita, dengan tidak menyimpan kepahitan. Saat tertekan, saat lelah dan ingin lari dari tanggung jawab, waktu yang berharga itu kembali mengingatkan kita akan visi yang Tuhan beri untuk kita capai. Tidak hanya itu, percayalah bahwa akan ada banyak kemungkinan hal luar biasa yang akan kita peroleh, saat kita sungguh-sungguh menjalani waktu hidup kita dengan baik.

Namun, pada kenyataannya disiplin waktu tidaklah gampang. Perlu dilatih terus menerus. Mungkin ada baiknya suatu hari kelak diciptakan jam tangan khusus untuk menghitung mundur waktu. (bukan countdown ulangtahun atau tahun baru ya)
Sebelum kita dapatkan hal-hal luar biasa itu, 1 hal terpenting yang perlu kita pahami untuk memulai dengan baik: ‘Kembalilah ya Tuhan -- berapa lama lagi?’ (Mzm 90 : 13a) Carilah Tuhan terlebih dahulu, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu! God Bless!

Uang, makanan, apapun yang telah kita hambur-hamburkan bisa kita dapatkan kembali dengan kerja keras. Tapi satu hal yang tidak akan bisa kita dapatkan kembali setelah kita hambur-hamburkan adalah, waktu…
Logged
Jr. Member
**
Posts: 99
komic words ISME


« Reply #1 on: September 21, 2008, 03:47:22 PM »

ya waktu memang terus berlalu, waktu diciptakan pertama kali bahkan sebelum malaikat itu ada, karena malaikat juga mati,ya hargailah waktu, waktu memang memakan apa saja, waktu itu rakus, dan tidak pandang bulu, sadis dan rendah hati karena jujur suatu hari nanti waktu juga akan mati, waktu tidak menempel pada tuhan,karena itu hargailah dia , kesadisannya , kekejamanya, dan kerendahan hatiya Smiley Smiley
Logged

Muri
Pages: [1] |   Go Up
  Print  

 
Jump to:  

Powered by MySQL Powered by PHP Powered by SMF 1.1.7 | SMF © 2006-2008, Simple Machines LLC Valid XHTML 1.0! Valid CSS!